Resmob Polrestabes Semarang Tangkap Pelaku Pengirim Pesan Singkat Ancaman Bom RSI Sultan Agung Semarang

Wednesday, 12 September 2018
Resmob Polrestabes Semarang berhasil menangkap pelaku pengirim pesan singkat yang berisikan ancaman bom terhadap RSI Sultan Agung Semarang, penangkapan pelaku di pimpin langsung oleh Kasubnit I Idik V Aiptu Janadi SH bersama anggota Unit Idik V/ Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, Rabu (05/09/2018) sekitar pukul 17.30 Wib di daerah Tebon Gede Kab.Klaten Jawa Tengah.
 
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji, SIK memimpin langsung kegiatan Konferensi Pers yang dilaksanakan di halaman Polrestabes Semarang pada hari Kamis (06/09/2018) pukul 16.30 Wib. "Awal mula kejadian tersebut bermula pada saat tersangka yang bernama Suryana (32) tahun warga Kel.Adiarsa Barat Kec.Karawang Barat Kab. Karawang akan berobat di (RSI) Sultan Agung Semarang pada hari Selasa (04/09/2018) sekitar pukul 13.30 Wib namun setelah sampai di Rs Sultan Agung tersangka merasa tidak mendapat pelayanan yang memuaskan, kemudian tersangka melihat benner Call Center (RSI) Sultan Agung Semarang dan mencatat nomor tersebut kemudian tersangka mengirimkan pesan singkat / SMS dengan kalimat ancaman bahwa dia telah meletakkan bom di sekitar Masjid Rs. Sultan Agung dan akan meledak 1 jam lagi," pungkas Kombes Pol Abioso Seno Aji, SIK.

"Dari tangan pelaku team Resmob kami mengamankan 1 (satu) buah Hp yang digunakan oleh tersangka untuk mengirimkan SMS tersebut dan 1 (satu) buah Sim Card milik pelaku," imbuh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji, SIK.

Akibat dari perbuatan pelaku, pelaku dikenakan Pasal 45 Ayat (4) Jo Pasal 45 B Undang-Undang No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik  dengan Ancaman Hukuman Pidana Penjara paling lama 6 Tahun atau denda paling banyak Rp.1.000.000.000,-